serum

Serum Untuk Kulit, Mana yang Terbaik

Sudah rajin merawat dan melembabkan kulit? Entah dengan menambah kandungan atmosphere ke dalam kulit atau membentuk lapisan minyak yang mencegah atmosphere di kulit menguap. Dengan pelembab atau serum?

Pelembab – Krim pelembab biasanya mengandung 5 percent hingga 10 percent bahan aktif. Tidak heran jika efektivitas pelembab tidak sebaik dan secepat se rum. Selain itu, serum biasanya mengandung bahan-bahan anti-aging dengan dosis tinggi, seperti antioksidan, peptida, serta zat pencerah kulit.

Lebih Mahal dibanding Kosmetik

Tertarik menggunakan se rum? Meski awalnya sudah Mantap, tidak jarang ibu-ibu membalikkan badan begitu sampai di counter tops kosmetik. Apalagi sebabnya kalau bukan melihat harga se rum yang tiba-tiba bikin mata sakit.

Ya, karena merupakan “konsentrat” bahan aktif, tidak heran jika harga se rum juga membuat kaget kantong. Bahkan, se rum didaulat sebagai produk yang paling mahal di antara produk kosmetik perawatan kulit lainnya. Meski demikian, penggunaan serum diakui oleh para ahli cukup sepadan dengan hasilnya. Seujung kuku serum setiap kali penggunaan memiliki manfaat yang dahsyat bagi kulit. Apalagi, satu botol kecil bisa bertahan di tas kosmetik Anda selama berbulan-bulan.

Serum Perlu atau Tidak?

Sudah akhir bulan dan dompet mulai cekak, tapi kulit minta perhatian ekstra? Untuk Anda yang punya funding ketat, coba perhatikan apakah Anda benar-benar butuh se rum. “Se rum memiliki kandungan nutrisi berkonsentrasi tinggi, sehingga dapat membantu mengembalikan kelembaban dan elastisitas kulit, serta mengatur produksi minyak,” jelasnya. Setiap se rum memiliki kandungan yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit. Karena itu, se rum cocok bagi Anda yang membutuhkan perawatan untuk mencerahkan kulit, anti-aging, atau bisa juga perawatan wajah yang berjerawat. Jika Anda termasuk orang yang butuh nutrisi tambahan untuk lapisan dalam kulit yang tidak dapat dicapai oleh pelembab, maka serum bisa menjadi jawabannya. Se rum juga bagus untuk Anda yang memiliki kulit berminyak karena sifatnya yang kurang berminyak.

Beruntunglah Anda yang memiliki kulit ordinary dan tidak rewel. Jika kulit Anda cukup puas dengan pelembab biasa, maka sah-sah saja jika Anda hendak menyingkirkan se rum dari alokasi funding kosmetik bulanan. Lho, bukannya harus menggunakan dua-duanya? Ternyata tidak juga. Jika Anda memiliki masalah kulit yang membuat Anda gemas, bercak tanda penuaan dini misalnya, maka se rum wajib menjadi “menu harian” kulit. Untuk kulit yang berminyak, se rum dapat digunakan tanpa ditemani oleh pelembab. Serum tanpa pelembab memberikan rasa ringan di wajah dan tidak meninggalkan penampilan berminyak dan lengket di wajah.

Meski unggul, penggunaan se rum juga ternyata tidak cocok untuk mereka yang memiliki masalah kulit kronik yang merusak sawar kulit. Pada orang dengan eksim, penggunaan se rum malah dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan pada wajah. Jika Anda termasuk orang yang berkulit kering dan butuh pelembab ekstra, maka penggunaan pelembab tidak boleh ditinggalkan. Se rum dapat diberikan setelah aplikasi toner dan sebelum pelembab.

Pilih Sesuai Usia dan Kebutuhan

Menurut dr. Laksmi, pemilihan serum juga perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan kulit. Setiap se rum umumnya memiliki manfaat dan tujuan berbeda. Karena itu, penting untuk mengenali jenis kulit yang kita miliki sebelum memilih serum. Hati-hati juga dalam menggunakan serum mengandung vitamin C dan alpha hidroxy acids (AHA) yang biasanya terdapat di dalam serum anti-aging, terutama jika Anda baru saja menjalani compound peeling. Untuk melihat efek serum, jangan lupa rajin-rajin dan rutin menggunakan produk sedikitnya selama satu bulan.

Meski bisa membuat Kulit kinclong, penggunaan serum yang salah dan berlebihan juga tidak dianjurkan. Penggunaan serum secara berlebihan dapat malah menyebabkan iritasi, ruam, hingga rasa gatal pada kulit. Maka itu, penggunaan dua jenis serum pada saat yang bersamaan juga tidak dianjurkan. Selain mahal, bahan aktif yang terlalu banyak dapat malah menyumbat pori. Walhasil, kulit tampak semakin berminyak dan timbul komedo hingga jerawat.

Cara Menggunakan Serum

  1. Bersihkan wajah dan oleskan toner merata ke kulit wajah dan leher. Biarkan beberapa saat. Jika kulit Anda termasuk sensitif, tunggu 10-15 menit sebelum mengoleskan serum karena dapat menyebabkan iritasi.
  2. Ambil serum sebesar biji jagung dan oleskan secara merata pada kulit dengan jari.
  3. Tunggu beberapa menit, baru kemudian oleskan pelembab.
  4. Simpan pelembab di lemari pendingin. Pelembab yang dingin dapat mendorong darah dari kulit dan menghasilkan efek vakum sehingga bahan aktif serum akan terserap lebih dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Babelan, Bekasi 17610

Hubungi Kami Segera

Hubungi Kami Segera

0856 4766 2262

distribusinuskin@gmail.com

Pendaftaran Member

Pendaftaran Member

Join Member Nu SKin